Selasa, 27 Mei 2025

Sebaris Puisi Ini

Sebaris puisi ini
Tanda kelalaanku padamu
Menusuk di relung hati
Menggetarkan bibir
Meneteskan air mata

Sebaris puisi ini 
Wujud dari salamku 
Terlantun dalam sujud
Kepadamu
Yang telah dipeluk Semesta

Sebaris puisi ini
Bukti dari ikhlasku
Menyimpan rekam jejak kita
Meski kau
Dilekang oleh waktu

Nona Nagisa, 
Bandung, 07 Februari 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perfect Love and the Agony of Gethsemane

Salam dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Hari ini, saya sedang scroll Threads dan menemukan sebuah diskusi yang menarik. Ada sebuah post...